Right Button

test banner Selamat Datang di Website Resmi Portal Berita Online MINTO POST

Kombes Pol Susmelawati Rosya Serukan Kebersamaan dan Kedamaian di Tengah Dinamika Masyarakat

 

SUMBAR | Hembusan suasana religius mulai terasa di berbagai sudut Ranah Minang menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Masjid dan musala bersolek, lantunan ayat suci kian sering terdengar, dan masyarakat bersiap menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih. Di tengah atmosfer yang sarat makna itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., tampil menyampaikan pesan yang meneduhkan kepada seluruh warga Sumatera Barat.

Sebagai juru bicara resmi institusi kepolisian daerah, Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum spiritual untuk memperkuat iman dan memperbaiki kualitas diri. Ia mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ruang refleksi, memperbanyak ibadah, dan menumbuhkan empati terhadap sesama.

Menurutnya, nilai-nilai utama Ramadhan seperti kesabaran, kejujuran, serta kepedulian sosial harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata. Ia menilai, ketika nilai tersebut hidup dalam keseharian, maka harmoni sosial akan semakin kokoh dan persatuan masyarakat Sumatera Barat tetap terjaga.

Kombes Pol Susmelawati Rosya juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan. Aktivitas seperti salat tarawih, tadarus, pesantren kilat, hingga kegiatan berbagi takjil dan sahur on the road harus berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh tanggung jawab.

Ia memastikan jajaran kepolisian siap hadir memberikan rasa aman di tengah masyarakat. Pengamanan di pusat-pusat keramaian, rumah ibadah, serta titik-titik rawan akan dilakukan secara optimal dengan pendekatan humanis dan persuasif.

Dalam pesannya, Susmelawati Rosya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, atau aktivitas yang dapat memicu konflik sosial. Menurutnya, Ramadhan harus menjadi bulan yang menghadirkan ketenangan, bukan kegaduhan.

Sinergi antara aparat dan masyarakat, lanjutnya, menjadi kunci utama terciptanya situasi kondusif. Ia percaya, ketika warga ikut berperan aktif menjaga lingkungannya masing-masing, maka stabilitas kamtibmas akan tetap terjaga sepanjang bulan suci.

Tak hanya menyampaikan imbauan, Kombes Pol Susmelawati Rosya juga mengungkapkan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat. Ucapan tersebut disampaikannya dengan penuh ketulusan sebagai bagian dari tradisi saling memaafkan menjelang Ramadhan.

Ia menilai, saling memaafkan adalah pintu awal membersihkan hati dari prasangka dan kesalahan masa lalu. Dengan hati yang lapang, umat Muslim dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan penuh keikhlasan.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial. Ramadhan, katanya, adalah waktu terbaik untuk berbagi kepada fakir miskin, anak yatim, dan mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Budaya gotong royong yang mengakar kuat di Minangkabau diharapkan semakin tumbuh selama Ramadhan. Kombes Pol Susmelawati Rosya meyakini, kepedulian sosial akan mempererat tali persaudaraan dan memperkuat jalinan kebersamaan antarwarga.

Di sisi lain, ia menegaskan komitmen institusi kepolisian untuk terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pendekatan profesional dan humanis akan dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas selama bulan suci.

Ramadhan 1447 H, menurut Susmelawati Rosya, harus menjadi titik balik menuju kehidupan yang lebih baik. Ia berharap bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat rasa persatuan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026 M. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberi kesehatan, kekuatan, dan keberkahan,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya menutup pesannya dengan penuh harap.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.


ANDI HD

Posting Komentar

0 Komentar